SARJANA HUSADA DARMA NIRMALA

Perkembangan dunia teknologi menyebabkan kita akan semakin tergilas jika tidak mengikuti. Bila perangkat tak bisa di beli, minimal ilmunya kita miliki. Sehingga sebutan gaptek tidak akan menghampiri.

Cari Dalam Blog Ini

Sunday, January 31, 2010

Simposium Indonesia 2010

Untuk terus mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di tengah-tengah persaingan saat ini maka kami mengundang sejawat dalam kegiatan Continuing Medical Education (CME atau P2KB) yang kami beri judul : “Simposiun Indonesia 2010” membicarakan beberapa topik penting dan sering dijumpai dalam praktek sehari- hari menuju “kualitas hidup pasien yang lebih baik”. 

Pembicara :
1. Cancer Pain Management : Dr. Amru Sofian, SpOG(K)
2.
Seizure Freedom is Possible  Dr. RA. Setyo Handryastuti, SpA(K)
3. Meet the patient’s need with Haloperidol Long Acting : Dr. Maisarah Zas, SpKJ
4. Strength for living with optimal Hb Level : Dr. WR Butar Butar, SpPD
5. Peranan Etik, Disiplin, & Hukum dalam Meningkatkan Profesionalisme Dokter : Dr. Dedi Afandi, DFM, SpF

Friday, January 22, 2010

Sejarah Ikatan Dokter Indonesia


Cikal bakal lkatan Dokter Indonesia adalah perhimpunan yang bernama Vereniging van lndische Artsen tahun 1911, dengan tokohnya adalah dr. J.A.Kayadu yang lama menjabat sebagai ketua dari perkumpulan ini. Selain itu, tercatat nama-nama tokoh seperti dr. Wahidin, dr, Soetomo dan dr Tjiptomangunkusumo, yang bergerak dalam lapangan sosial dan politik. Kemudian dikenal pula dr. Mangkoewinoto, dr. Soesilo dan dr. Kodijat yang berjuang dibidang penyakit menular, juga dr. Kawilarang, dr. Sitanala. Dr. Asikin Widjajakusumah dan dr. Sardjito. Nama yang terakhir ini terkenal dengan majalahnya Medische Berichten yang diterbitkan di Semarang bersama-sama dr. A. Moechtar dan dr. Boentaran. Pada tahun 1926 perkumpulan berubah namanya menjadi Vereniging van lndonesische Geneeskundige (VIG).

Wednesday, January 13, 2010

Pelantikan Pengurus IDI Cabang Pekanbaru periode 2009 - 2010


Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pekanbaru berganti nakhoda untuk masa jabatan 2009-2012. Jabatan baru ini dipercayakan kepada Dr. Ruswaldi Munir, SpKO, yang sebelumnya diketuai oleh Dr. Syamsul Bahri, SpOG yang kini menjadi dewan penasehat cabang.